15 perusahaan Peralatan Kesehatan Indonesia Ikuti
Pameran Internasional di Jeddah
Dalam upaya mempromosikan alat kesehatan dan rumah sakit
di pasar Saudi Arabia, sebanyak 15 perusahaan Indonesia
yang bergerak di bidang kesehatan yang dikoordinir oleh
BPEN, Departemen Perdagangan RI mengikuti pameran
Saudi Healthcare and Saudi Hospital bertaraf
internasional pada 5 – 8 Mei 2008 bertempat di Jeddah
International Exhibition and Convention Center, Jeddah.

15 Perusahaan Indonesia yang turut serta dalam pameran
tersebut adalah : Citra Medika, CV. Nuri Teknik, Global
Bioscience, PT. Alomampa Persada, PT. Chitose Indonesia
Mfg, PT. Dragon Prima Farma, PT. Indofarma Tbk, PT.
Karyabudy Ekatama, PT. Lestari Dini Tunggul, PT. Medika
Katalis Husada, PT. Mondave International, PT. Sarandi
Karya Nugraha, PT. Tesena Inovindo dan Badan Pengawasan
Obat-obatan dan Makanan (BPOM) serta PT. Nutrifood.
Pameran yang dibuka oleh Dr. Khaled Obaid Dhafar, Dirjen
Kesehatan, Kementerian Kesehatan Saudi Arabia Wilayah
Makkah juga diikuti oleh 9 negara, yaitu China,
Indonesia, Iran, Italia, Lebanon, Pakistan, Turki, Uni
Arab Emirate dan Saudi Arabia.
Peserta Indonesia yang berpartisipasi, merupakan peserta
terbesar setelah Saudi Arabia. Mereka mempromosikan
berbagai produk peralatan dan perlengkapan kesehatan,
antara lain : peralatan incubator, tempat tidur untuk
rumah sakit baik untuk anak-anak maupun orang dewasa,
pakaian pasien, perawat, dan dokter serta pakaian untuk
ruang ICU, sphygmomanometer, metter & sterthoscopes,
meja operasi, furniture untuk rumah sakit, serta
obat-obatan herbal, generic, obat luar serta makanan
kesehatan (supplemen) dan minuman kesehatan (nutrition).
Sementara itu produk-produk yang dipamerkan oleh peserta
dari negara lain berupa peralatan anaesthesiology,
diagnostics & tele-medicine, nutrition, paediatrics,
farmasi, furniture & interior untuk rumah sakit,
perlengkapan dan jasa catering, jasa perawatan,
manajemen rumah sakit, sistem keamanan, transportasi
(ambulance) dan lain-lain.
Menurut Djoko Agoeng Raharjdo, Pelaksana Fungsi Ekonomi
I KJRI Jeddah bahwa animo pengujung cukup banyak. Hal
ini tercermin dari tanggapan para peserta pameran dan
hasil kontak bisnis yang ada.
Namun demikian, perlu tindak-lanjut dan komunikasi yang
lebih intens antara kedua belah pihak, sehingga terdapat
kesepakatan yang saling menguntungkan.