HUT DEPLU KE-63 DIRAYAKAN BERSAMA MASYARAKAT

Perayaan HUT Deplu tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.  Kali ini perhelatan akbar dirgahayu Departemen Luar Negeri yang dilaksanakan di perwakilan RI di Jeddah dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat, guru dan pasukan Paskibra pada tanggal 19 Agustus 2008 di aula KJRI Jeddah.

Konsul Jenderal, Gatot Abdullah Mansyur  menyerahkan piagam penghargaan kepada anggota Paskibra dari Sekolah Indonesia Jeddah

Acara diawali dengan sambutan berupa kesan, pesan dan harapan dari tokoh masyarakat, Ir. Ahmad Fuad, Ketua Forum Masyarakat Indonesia di Jeddah (Formida) yang menyampaikan tentang sejarah perjuangan masyarakat Indonesia di Mekkah.  Dimana saat itu santri-santri yang belajar di Mekkah telah melakukan perjuangan dan pembelaan jauh sebelum proklamasi dan Indonesia lahir.

Sehingga tidak mengherankan keharmonisan antara masyarakat dan KJRI  Jeddah telah terjalin sejak awal pendirian dan pembentukan KJRI Jeddah.  Masyarakat saat itu menyatakan dukungannya dengan berbondong-bondong datang dan menyumbangkan berbagai macam perlengkapan kantor seperti mesin ketik, kertas bahkan bahan makanan seperti beras dll.

Selain itu Ketua Formida mengucapkan selamat atas HUT Deplu ke-63 dan berharap agar KJRI Jeddah senantiasa tetap memberikan pengabdiannya yang hingga saat ini KJRI telah melakukan banyak kemajuan dan perbaikan di berbagai bidang khususnya di bidang perlindungan dan pelayanan.  Pada saat yang sama Ketua Formida juga berharap agar KJRI bekerjasama dengan pihak terkait dapat menangani WNI ilegal yang mengindikasikan adanya akar-akar  persoalan yang perlu diselesaikan.       

Kesan, pesan dan harapan lainnya juga disampaikan oleh perwakilan dari pegawai setempat, Sdr. Nashrullah dan guru diwakili oleh Ibu Surya Megawarni.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Konjen RI Jeddah, Gatot Abdullah Mansyur yang secara panjang lebar memaparkan perkembangan dan perbaikan yang telah dilakukan di Deplu terutama perubahan struktural dan perekrutan pegawai yang diakui sebagai salah satu metode terbaik jika dibandingkan dengan perekrutan di departemen lainnya.

Selain itu Konjen juga menyampaikan data capain-capaian yang telah dilakukan pemerintah dan capaian-capaian yang dilakukan oleh KJRI Jeddah khususnya dalam tujuh bulan terakhir.

Disamping itu Konjen juga memaparkan hubungan bilateral dengan Saudi Arabia yang telah terjalin erat sejak lama.  Dimana Saudi Arabia termasuk dalam enam negara pertama di Timur-Tengah yang pada tahun 1974 mengakui kemerdekaan Indonesia.  Selain itu, merupakan kebanggaan tersendiri karena banyak warga Saudi yang merupakan keturunan Indonesia.  Dimana WNI yang dulu datang ke Saudi untuk beribadah dan menuntut ilmu, akhirnya menetap dan menjadi warga negara Saudi Arabia yang dapat diketahui dari nama belakang mereka seperti Falemban (asal Palembang), Lampun (asal Lampung), Bugis (asal Sulawesi), Padan (dari Padang), Kirinsyi (asal Kerinci, Jambi), Mandura (asal Madura) dll.

Saat ini Saudi Arabia sedang konsern dalam menjajaki investasi di Indonesia dibidang agrobisnis.  Pada saat yang sama telah disepakati kerjasama dibidang perhubungan dengan menambah jumlah penerbangan menjadi 21 penerbangan setiap minggunya dengan tujuan Medan, Surabaya dan Makassar.  Di bidang pariwisata setiap harinya Imigrasi memberikan visa rata-rata 100 visa kepada warga Saudi dan warga asing lainnya, selain tentunya wisatawan yang langsung mengambil Visa On Arrival yang diharapkan dapat mendukung program Visit Indonesia Year 2008.    

Pada kesempatan itu pula Konsul Jenderal, Gatot Abdullah Mansyur menyerahkan piagam penghargaan kepada pasukan Paskibra yang terdiri dari siswa-siswi Sekolah Indonesia Jeddah.  Acara diakhiri dengan pemotongan kue HUT Deplu ke-63 dan makan siang bersama.         

Kembali >>>

 

 


Konsulat Jenderal Republik Indonesia

Al Moallefeen St. Al Rehab District/5

Jeddah, Kingdom of Saudi Arabia

PO Box 10 Jeddah 21411

Phone. +966 2 6711271 Fax. +966 2 6730205

e-mail: komjed@awalnet.net.sa

 

By KJRI Teamwork Since August 2003