Indonesia Tawarkan TKI Formal di Kadin Jeddah
Sebagai langkah pro aktif dalam mempromosikan Tenaga
Kerja Indonesia Formal, KJRI Jeddah bekerja sama dengan
Kamar Dagang dan Industri Jeddah (Kadin Jeddah)
mengadakan acara Temu Bisnis antara pengguna jasa TKI
Skill Saudi Arabia dengan para pengerah jasa TKI.

Acara tersebut diadakan pada 19 April 2008 pukul 11.00
s/d 13.00 di Gedung Kadin Jeddah.
Dalam acara tersebut sebanyak 7 PJTKI pengerah jasa TKI
Skill mempersentasikan perusahaannya masing-masing di
hadapan para pengguna jasa Saudi Arabia.
Konjen RI Jeddah Drs. Gatot Abdullah Mansyur dalam
sambutannya mengatakan bahwa saat ini TKI yang bekerja
pada sektor domestik jauh lebih banyak dibandingkan
mereka yang bekerja di sektor formal. Sekitar 90 persen
TKI bekerja di sektor domestik dan sisanya bekerja di
sektor formal. Ke depan jumlah TKI Formal akan terus
ditingkatkan sehingga devisa yang di hasilkan oleh
Indonesia juga akan lebih signifikan. Ia menambahkan
bahwa pelaksanaan Temu Bisnis merupakan kesempatan yang
baik untuk para perusahaan jasa naker Indonesia untuk
mengenal potensi tenaga kerja yang diperlukan di Saudi
Arabia sekaligus aktif untuk menawarkan tenaga ahli asal
Indonesia.
Keuntungan Arab Saudi dari produksi minyak sekitar 9
juta barel per hari dengan harga saat ini yang
menyentuh harga US $ 117 per barel diperkirakan akan
terus meningkat. Tentunya hal
tersebut akan berdampak positif bagi pembangunan di
Saudi Arabia. Saat
ini tercatat 37 mega proyek dengan nilai miliaran dolar
sedang diperebutkan oleh banyak pihak baik dari Arab
Saudi sendiri, maupun negara-negara lain melalui
joint-venture dengan perusahaan Arab Saudi.
Proyek-proyek tersebut meliputi pengembangan sarana dan
fasilitas untuk produksi minyak dan gas, pengembangan
pabrik kimia, pembangunan kota-kota ekonomi baru,
peningkatan iptek, pembangunan berbagai infrastruktur.
Proyek-proyek tersebut sudah pasti membutuhkan tenaga
ahli dari berbagai negara. Maka diharapkan dengan
diadakannya acara ini TKI skill Indonesia dapat memnuhi
kebutuhan pasar Saudi Arabia.
Sebagai infromasi akhir-akhir ini jumlah TKI Skill terus
meningkat. Mereka bekerja di berbagai sektor seperti
penerbangan, perminyakan, perawatan kendaraan,
telekomunikasi dll.
Di Toyota misalnya, saat ini tercatat lebih dari 130
teknisi Indonesia bekerja di sana. Kemampuan mereka di
bidang teknisi tidak diragukan lagi. Teknisi Indonesia
yang bekerja di Abdul Latief Jameel (ALJ) Saudi Arabia
tercatat sudah 6 kali menjuarai kontes Teknisi tingkat
nasional, mereka adalah : Karim Karnaya (2001), Joko
(2002), Lukman Hakim (2003), Hafnizar Ismail (2004), Edi
Winarto (2005) dan Budi Dalimim (2006).
Mereka telah diundang oleh Toyota Motor Co untuk
menghadiri champion Assembly dan mengunjungi pabrik dan
museum Toyota serta melihat-lihat peninggalan Samurai
Jepang.
Prestasi yang diraih oleh para teknisi asal Indonesia di
Saudi Arabia bukan saja mengharumkan nama ALJ tapi juga
mengharumkan nama bangsa Indonesia di luar negeri.