Pada tanggal 15
Desember 2007 Wakil Menteri Haji dan Umrah, Isa
Muhammad Rawas, secara resmi menutup Konferensi
Internsional Haji Akbar tahun 1428 H di Solidariy
Hall, Intercontinental Hotel di Makkah Al-Mukarromah
yang berlangsung selama tiga hari; 12, 13 dan 15
Desember 2007 dengan tema “Haji Wada…Syariat dan
Nilai”.

Konferensi
internasional haji akbar ini diikuti oleh lebih dari
40 pemuka agama, ahli fiqh dan ilmuwan dari berbagai
negara antara lain; dari Saudi Arabia, Indonesia,
Kuwait, Maroko, Malaysia Turki, Tunis, Austria,
Pakistan, Australia, Palestina, Moritania, Yordania,
Paris, Sri Lanka, Mesir dan Amerika Serikat.
Konferensi ini setiap
tahunnya dilaksanakan oleh kementerian haji Saudi
Arabia guna menyaring berbagai ide dan usulan para
tokoh agama, ahli fiqh dan ilmuwan dalam rangka
meningkatkan pelaksanaan pelayanan ibadah haji.
Kementerian Haji Saudi Arabia selalu menjadikan
hasil/rekomendasi konferensi ini sebagai landasan
dalam membuat keputusan berikut penerapan
pelaksanaannya di lapangan dalam pelayanan ibadah
haji di tahun-tahun berikutnya.
Tema nilai haji wada
ini dibahas secara terperinci dari berbagai sisi
ilmu pengetahuan antara lain dari ilmu syariat, ilmu
fiqh, psikologi, pendidikan, ekonomi dan sosial/HAM.
Dimana dalam haji wada terdapat nilai-nilai keadilan,
persamaan, solidaritas yang diharapkan mampu menjadi
sebagai salah satu budaya syariat bagi ummat Islam.
Dalam konferensi tahun
ini, Indonesia diundang sebagai salah satu nara
sumber yaitu ibu Tuty Alawiyah, Rektor Universitas
Al-Syafiiyah, Jakarta yang membawakan makalah
tentang nilai HAM dan hak-hak perempuan dalam haji
wada.
Info foto: Wakil
Menteri Haji, Isa Muhammad Rawas secara resmi
menutup konferensi internasional Haji Akbar 1428 H.
^Kembali^